Jepang Vs Jerman Di Segmen ”Adventure” Kecil Dan Murah

By | November 9, 2016

Milan, KompasOtomotif – Semakin banyak kebutuhan orang akan sepeda motor petualang (adventure) ringan, memicu pabrikan berlomba-lomba mewujudkan keinginan itu. EICMA yang berlangsung di Milan, Italia, (8 – 13 November 2016), jadi ajang munculnya model adventure bermesin kecil. Di segmen baru ini produsen asal Jepang mendapat perlawanan dari Jerman.

Para pemain dari Jepang sudah duluan menggaungkannya, mulai dari Kawasaki, Suzuki, disusul Honda, bahkan merek Jerman BMW pun ikut bermain. Khusus yang terakhir, mereka terbantu dengan kerjasama pengembangan mesin 310 cc dengan TVS yang menghasilkan berbagai model.

Setelah kami bahas Kawasaki Versys-X 300 dan Suzuki V-Strom 250, berikut dua model terakhir motor adventure ringan yang menggoda para petualang:

[Baca: Era Baru Motor Petualang Kecil dan Murah]

Honda CRF250 Rally

Motor ini sebenarnya sudah tampil sejak tahun lalu di Jepang. Akhirnya Honda resmi meluncurkan CRF250 Rally di depan pengunjung EICMA, di Milan, Italia, Selasa (8/11/2016).

Pengguna yang merasa motor adventure 1.000 cc dan 1.200 cc terlalu besar dan berat untuk jalanan off-road, ini jadi solusi menarik. Honda terinspirasi reli Dakar, mulai dari penampilan khas reli yang juga sekilas didapati pada Africa Twin. Lampu depan asimetris cukup memberikan ciri yang mudah dikenali.

Mesin mengadopsi dari CRF250L, tapi dibekali tangki bahan bakar lebih besar, 10,1 liter yang bisa menjelajah 320 km dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 40 kpl.

CRF 250 Rally punya kaki-kaki lebih panjang dan tinggi. Hal tersebut menjamin petualangan seru yang menjurus medium off-road bisa dilakukan. Pelek aluminium jari-jari berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang.

KompasOtomotif-Donny Apriliananda BMW G310 GS meluncur pertama kalinya di EICMA, Milan.

BMW G310 GS

Model ini bikin penasaran sejak bocornya sejumlah foto saat pengetesan. Pertanyaannya, apakah BMW sanggup meneruskan nafas yang dibawa R1200 GS dan deretan model adventure terkenal lainnya? Mereka pun bilang ”pasti!”, karena BMW menjamin motor ini mewarisi tradisi seri GS.

Tipikal desain seri GS ada pada G310 GS. Mulai dari lampu, bahu, tangki, sampai bagian belakang. Hanya minus mesin boxer yang menyembul di kanan-kiri seperti model lainnya. BMW menyarankan untuk menggunakannya sehari-hari, dan sedikit beraktivitas di jalanan off-road ringan.

Mesin 313 cc yang sama dengan G310R sangup mengeluarkan tenaga 34 tk @ 9.500 rpm dan torsi puncak 28 Nm @7.500 rpm. Motor ini menjadi ideal untuk berkendara sehari-hari dengan bobotnya yang cuma 169,5 kg. Sistem pengereman dengan ABS siap membantu menghentikan laju.

Kini, kita tinggal menunggu kedatangan mereka di Indonesia.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/11/09/131344415/jepang.vs.jerman.di.segmen.adventure.kecil.dan.murah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *